Foto: Cast-A-Way Cruise & Resort Hiring Agency Indonesia yang dimanage oleh PT Inti Gema Nusantara menggelar final interview untuk Culinary Event of Celebrity Cruise Line dari Royal Caribbean Group, Jumat, 6 Maret 2026, di Sanur, Denpasar.
Denpasar (aspirasibali.my.id)
Cast-A-Way Cruise & Resort Hiring Agency Indonesia yang dimanage oleh PT Inti Gema Nusantara menggelar final interview untuk Culinary Event of Celebrity Cruise Line dari Royal Caribbean Group, Jumat, 6 Maret 2026, di Sanur, Denpasar. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses rekrutmen tenaga kerja internasional khususnya di bidang kuliner bagi talenta Indonesia, terutama dari Bali, untuk berkarier di industri kapal pesiar dunia.
Final interview ini menghadirkan langsung CEO Cast-A-Way Global Operation Recruitment, Fabiana Estrela, serta Senior Culinary Director Celebrity Cruises, Chef Sidney Brandao Semedo. Selain itu, kegiatan ini juga mendapat dukungan dari pemerintah daerah yang diwakili oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Provinsi Bali, Ida Bagus Setiawan.
Direktur PT Inti Gema Nusantara yang menaungi Cast-A-Way Cruise & Resort Hiring Agency Indonesia, I Dewa Gede Mahendradata, mengatakan pihaknya merasa bangga dapat berkolaborasi dengan Cast-A-Way dalam menghadirkan peluang kerja internasional bagi talenta kuliner Indonesia.
“Hari ini kami dari PT Inti Gema Nusantara merasa sangat bangga bisa berkolaborasi dengan Cast-A-Way Cruise & Resort Hiring Agency Indonesia untuk mengadakan final interview bersama salah satu klien kami, yaitu Royal Caribbean Group. Namun khusus untuk kegiatan hari ini, proses rekrutmen difokuskan pada bidang kuliner untuk Celebrity Cruise Line,” ujarnya.
Dewa Gede Mahendradata berharap para peserta yang mengikuti final interview mampu menampilkan kemampuan terbaik mereka dan percaya diri untuk bersaing di tingkat global.
“Kami berharap para peserta yang mengikuti final interview hari ini dapat memberikan performa terbaik mereka, tetap percaya diri, dan siap untuk berkarier di Celebrity Cruise Line,” katanya.
Ia menjelaskan, kegiatan ini bertujuan membuka kesempatan kerja internasional sekaligus memperkenalkan standar kompetensi yang dibutuhkan dalam industri kapal pesiar global.
“Tujuan dari final interview ini adalah untuk memperkenalkan sekaligus membuka kesempatan kerja khususnya di bidang kuliner. Kami ingin para talenta kuliner, khususnya yang berasal dari Bali, memahami proses rekrutmen internasional serta standar kompetensi yang dibutuhkan untuk bisa bekerja di industri kapal pesiar,” jelasnya.
Menurutnya, para kandidat perlu mempersiapkan kemampuan secara matang agar mampu bersaing di tingkat internasional.
“Harapan kami dari sisi agensi, para peserta yang mengikuti final interview ini dapat mempersiapkan keterampilan mereka dengan lebih matang, khususnya di bidang kuliner. Selain itu mereka juga perlu meningkatkan kemampuan teknis dan profesionalisme agar mampu bersaing di tingkat internasional,” tambah Dewa Gede Mahendradata.
Ia juga menegaskan bahwa peluang kerja di industri kapal pesiar masih sangat terbuka luas, seiring dengan ekspansi armada kapal dari perusahaan pelayaran internasional.
“Ke depan, peluang ini juga akan terus terbuka karena perusahaan Celebrity Cruise Line akan terus menambah kapal baru. Tahun ini saja ada penambahan dua kapal, dan tahun depan juga akan ada penambahan lagi. Dengan bertambahnya kapal tersebut, tentu kebutuhan tenaga kerja juga akan semakin besar,” ungkapnya.
Sementara itu, Senior Culinary Director Celebrity Cruises, Chef Sidney Brandao Semedo, mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan rekrutmen tersebut serta sambutan yang diterimanya selama berada di Bali.
“Saya melihat bagaimana Anda membawa diri dengan sangat baik. Secara pribadi, saya juga ingin menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah menyelenggarakan acara ini,” ujarnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Cast-A-Way Cruise & Resort Hiring Agency Indonesia yang dimanage oleh PT Inti Gema Nusantara sebagai tuan rumah penyelenggara kegiatan tersebut.
“Cast-A-Way juga telah menjadi tuan rumah yang luar biasa,” katanya.
Chef Sidney turut menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah daerah atas sambutan yang diterimanya sejak tiba di Bali.
“Di atas segalanya, saya juga ingin menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah. Sejak pertama kali saya tiba di bandara hingga perjalanan menuju tempat ini, saya mendapatkan sambutan yang sangat baik. Semua orang sangat ramah dan luar biasa,” ucapnya.
Ia juga menyampaikan pesan inspiratif kepada para kandidat yang mengikuti proses seleksi, bahwa kesuksesan dalam karier kuliner dapat diraih melalui kerja keras dan dedikasi.
“Saya melihat banyak wajah di ruangan ini, banyak harapan, serta orang-orang yang memiliki semangat, kualitas, dan tekad yang kuat untuk suatu hari nanti berada di posisi seperti saya,” ungkapnya.
Chef Sidney menegaskan bahwa dirinya pada dasarnya tetap seorang juru masak yang memiliki kecintaan besar terhadap dunia kuliner.
“Saya adalah seorang cook di hati saya, pertama dan terutama. Hanya saja saat ini saya memegang peran yang berbeda,” katanya.
Ia menekankan bahwa dalam industri kuliner, jabatan bukanlah hal utama, melainkan komitmen untuk memberikan kualitas terbaik.
“Apa pun jabatan atau gelar yang kita miliki, pada akhirnya kita semua sama. Kita hanya memiliki satu tujuan, yaitu memberikan makanan terbaik yang bisa kita sajikan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan nilai utama yang dijunjung tinggi oleh perusahaan tempatnya bekerja, yaitu menempatkan manusia sebagai prioritas.
“Nilai utama perusahaan kami adalah people first atau menempatkan manusia sebagai prioritas utama. Itu bukan sekadar slogan atau kata-kata, tetapi benar-benar kami jalankan dalam keseharian,” jelasnya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya integritas dalam menjalankan profesi.
“Mengapa integritas sangat penting? Karena jika saya tidak memiliki integritas, maka semua nilai yang lain tidak akan berarti apa-apa,” tegasnya.
Ia juga berpesan kepada para kandidat agar selalu melakukan hal yang benar, baik di tempat kerja maupun dalam kehidupan sehari-hari.
“Integritas berarti melakukan hal yang benar bahkan ketika tidak ada yang melihat. Saya sangat mendorong Anda, jika nantinya bergabung dengan perusahaan ini, di mana pun Anda berada, baik di atas kapal maupun di rumah bersama keluarga, selalu lakukan hal yang benar meskipun tidak ada yang mengawasi,” katanya.
Dukungan terhadap kegiatan ini juga disampaikan oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Provinsi Bali, Ida Bagus Setiawan. Ia berharap para kandidat yang mengikuti final interview dapat berhasil lolos dan meraih peluang kerja internasional.
“Harapan kami tentu kepada seluruh kandidat yang saat ini mengikuti panel interview agar bisa lolos semua. Saya yakin para kandidat ini sudah memiliki pengalaman kerja masing-masing yang menjadi dasar kemampuan mereka. Dengan kesempatan bergabung di sini, apalagi kelasnya adalah grup dari Royal Caribbean, tentu mereka akan naik kelas dan berkembang lebih jauh,” ujarnya.
Menurutnya, kesempatan bekerja di perusahaan internasional tidak hanya berdampak pada karier individu, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap perekonomian daerah.
“Tadi juga sudah kita dengarkan dari pihak internasional bahwa para kandidat memiliki peluang untuk masuk, tumbuh, dan berkembang. Hal ini tentu nantinya juga akan memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi lokal,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa peningkatan kesempatan kerja di sektor internasional akan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Ketika kandidat-kandidat ini berhasil bekerja di perusahaan besar, tentu akan ada peningkatan kesejahteraan. Bagi pemerintah, semakin banyak masyarakat yang mendapatkan kesempatan kerja seperti ini tentu akan sangat baik,” katanya.
Selain itu, Ida Bagus Setiawan juga berpesan kepada para kandidat agar terus meningkatkan kemampuan komunikasi, profesionalisme, serta menjaga sikap dan karakter saat bekerja di luar negeri.
“Yang pertama tentu soal komunikasi, karena itu sangat penting. Artinya kemampuan bahasa harus terus ditingkatkan. Kedua adalah profesionalisme, yang bisa dipelajari melalui upskilling, peningkatan kompetensi, baik hard skill maupun soft skill,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa para pekerja asal Bali yang bekerja di luar negeri tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga membawa citra daerah dan bangsa.
“Karena itu para kandidat ini sebenarnya adalah agen bangsa dan juga agen budaya Bali di dunia internasional. Mereka membawa citra bahwa masyarakat Bali memiliki sikap yang baik, kompetensi yang baik, serta mampu memberikan keseimbangan dan kontribusi positif di lingkungan kerja internasional,” pungkasnya.
Kegiatan final interview ini diharapkan menjadi jembatan bagi talenta kuliner Bali untuk menembus pasar kerja internasional di industri kapal pesiar yang terus berkembang. Dengan kompetensi, profesionalisme, serta karakter yang kuat, para kandidat diharapkan mampu membawa nama baik Bali dan Indonesia sekaligus meraih peluang karier yang lebih luas di panggung global.



