Denpasar (aspirasibali.my.id)
Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Jujur Utama Mandiri (Jumari) menutup Tahun Buku 2025 dengan capaian gemilang. Dalam Paripurna Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang dirangkaikan dengan perayaan HUT ke-10, Rabu (4/2/2026) di Hongkong Garden International, Denpasar, koperasi ini mencatat total aset Rp74,4 miliar dan Sisa Hasil Usaha (SHU) Rp700 juta.
Momentum satu dekade perjalanan Jumari terasa istimewa. Hampir 400 anggota hadir, disaksikan langsung Deputi Pengawasan Perkoperasian Kementerian Koperasi dan UKM RI beserta jajaran. Kehadiran tersebut menjadi pengakuan sekaligus penyemangat bagi pengurus, pengawas, manajemen, dan seluruh anggota.
Ketua KSP Jumari, I Putu Oka Suartana, S.Ak., M.M., menegaskan capaian ini lahir dari kekuatan utama koperasi: anggota.
“Pertama-tama kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota sebagai pemilik sekaligus pengguna jasa koperasi. Dukungan dan partisipasi anggota inilah kunci Koperasi Jumari bisa mencapai usia 10 tahun dengan progres yang sangat positif,” ujar Oka Suartana.
Menurutnya, peringatan 10 tahun bukan sekadar seremoni, melainkan momen refleksi atas perjalanan panjang yang ditempuh bersama.
“Satu dekade ini penuh dinamika. Capaian hari ini adalah hasil gotong royong, kepercayaan, dan partisipasi aktif seluruh anggota,” jelasnya.
Dalam RAT, pengurus menyampaikan kesimpulan pleno tertulis Tahun Buku 2025 beserta opini auditor. Langkah ini menjadi wujud komitmen transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan.
“Penyampaian laporan dan opini auditor ini bukti bahwa Koperasi Jumari dikelola secara profesional, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada anggota,” tegasnya.
Perayaan satu dekade Jumari mengusung tagline “Tumbuh Bersama dalam Harmoni”. Filosofi ini menggambarkan hubungan solid antara pengurus, pengawas, manajemen, karyawan, dan anggota yang disebut sebagai Jumari Family.
“Pertumbuhan yang kami capai lahir dari hubungan yang harmonis. Inilah kekuatan Jumari sebagai keluarga besar koperasi,” ungkap Oka.
Ke depan, ia berharap Jumari terus berkembang, bukan hanya dari sisi aset dan jumlah anggota, tetapi juga manfaat nyata yang dirasakan anggota dan masyarakat.
“Harapan kami sederhana namun mendasar: koperasi ini terus tumbuh berkelanjutan, memberi manfaat lebih besar, serta tetap menjadi koperasi yang sehat, profesional, dan terpercaya,” pungkasnya.
Hal senada disampaikan Ketua Badan Pengawas KSP Jumari, I Nengah Artanayasa, S.H. Ia menekankan bahwa selama satu dekade, fungsi pengawasan dijalankan konsisten agar pengelolaan koperasi tetap berada di jalur yang sehat dan sesuai regulasi.
“Sebagai pengawas, tugas utama kami memastikan kinerja pengurus dan karyawan berjalan baik, transparan, serta berorientasi pada kesejahteraan anggota. Hingga kini, tidak ditemukan permasalahan berarti dalam pengelolaan KSP Jumari,” ujar Artanayasa.
Ia menilai capaian aset Rp74,4 miliar dan SHU Rp700 juta sebagai hasil tata kelola disiplin, pengawasan berjenjang, serta meningkatnya kepercayaan anggota.
“Peningkatan aset ini tidak lepas dari kerja keras pengurus, karyawan, dan dukungan seluruh anggota. Pengawasan kami fokus agar setiap kebijakan tetap di jalur yang sehat dan sesuai aturan,” tegasnya.
Saat ini, KSP Jumari memiliki sekitar 3.400 anggota dengan pertumbuhan stabil setiap tahun. Artanayasa menyebut, kepercayaan anggota menjadi indikator utama keberhasilan koperasi.
“Kami mengacu pada Permenkop terbaru tahun 2023. KSP Jumari merupakan koperasi terbuka, sehingga masyarakat yang memenuhi syarat bisa menjadi anggota. Ini menunjukkan tingkat kepercayaan publik yang semakin baik,” jelasnya.
Memasuki usia ke-10, Badan Pengawas menargetkan peningkatan kualitas kinerja pengurus, pelayanan, kepatuhan, serta penguatan aset dan keanggotaan.
“Harapan kami sederhana namun prinsipil: pengurus semakin profesional, karyawan semakin solid, dan pengawasan terus diperkuat agar koperasi benar-benar menjadi wadah peningkatan kesejahteraan anggota,” imbuhnya.
Para anggota pun menyampaikan apresiasi atas capaian Jumari. Mereka mengaku merasakan manfaat nyata sejak bergabung, sekaligus optimistis koperasi ini akan terus tumbuh sebagai lembaga keuangan yang sehat, aman, dan terpercaya.
