Ruang Ekspresi dari Bali

Selasa, 20 Januari 2026

Wayan Suyasa Nakhodai PSI Bali, Mesin Politik Gajah Diprediksi Menggema di 2029

Foto: Ketua DPW PSI Bali, Wayan Suyasa.

Denpasar (aspirasibali.my.id)

Peta politik Bali mulai bergerak dinamis seiring menguatnya arus masuk tokoh-tokoh senior ke dalam jajaran elit Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bali. Fenomena ini menandai babak baru konsolidasi PSI sebagai kekuatan politik yang kian diperhitungkan, sekaligus mengirimkan sinyal kuat bahwa partai berlambang gajah tersebut tidak sekadar menjadi pelengkap, melainkan tengah mempersiapkan diri tampil dominan pada kontestasi politik 2029.

Masuknya I Wayan Suyasa sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Bali menjadi titik balik penting. Mantan Ketua DPD II Golkar Kabupaten Badung itu dikenal sebagai figur pekerja keras dengan rekam jejak panjang dan teruji. Keputusan Suyasa bergabung dengan PSI bukan sekadar perpindahan politik personal, melainkan langkah strategis yang mempertegas keseriusan PSI membangun mesin politik sejak dini, berbasis pengalaman, jaringan, dan kekuatan akar rumput.

Lahir di Badung pada 6 Februari 1971, I Wayan Suyasa, SH dikenal luas sebagai politisi yang meniti karier dari bawah. Ia memulai perjalanan profesional di sektor pariwisata sebelum terjun ke dunia politik dan organisasi masyarakat. Karier politiknya dimulai saat terpilih sebagai anggota DPRD Badung periode 2004–2009 melalui Partai Nasional Banteng Kemerdekaan (PNBK) dari daerah pemilihan Mengwi. Setelah sempat berada di luar parlemen, Suyasa kembali dipercaya masyarakat sebagai anggota DPRD Badung periode 2014–2019 melalui Partai Golkar.

Kapasitas kepemimpinan Suyasa kian menonjol saat ia dipercaya menjabat Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Badung. Di bawah kepemimpinannya, Golkar Badung mencatat lonjakan signifikan perolehan kursi DPRD, dari tujuh kursi menjadi sebelas kursi pada Pemilu Legislatif 2024. Capaian tersebut melampaui ambang batas 20 persen, membuka peluang politik besar bagi Golkar untuk mengusung calon bupati tanpa koalisi. Momentum itu pula yang mengantarkan Suyasa maju sebagai calon Bupati Badung pada Pilkada 2024.

Meski belum berhasil memenangkan Pilkada, posisi politik Suyasa tetap kokoh. Basis massa yang solid, pengalaman legislatif sebagai Wakil Ketua I DPRD Badung periode 2019–2024, serta kemampuannya mengelola organisasi politik menjadikannya figur yang tetap diperhitungkan dalam percaturan politik Bali.

Memasuki 2026, langkah politik Suyasa memasuki fase baru. Ia resmi bergabung dengan PSI dan ditunjuk sebagai Ketua DPW PSI Bali, menggantikan I Nengah Yasa Adi Susanto. Penunjukan ini dinilai sebagai pilihan strategis yang tepat. Dengan kombinasi pengalaman, jejaring lintas partai, serta pemahaman mendalam terhadap karakter politik Bali, Suyasa diprediksi mampu membawa PSI Bali berbicara banyak pada kontestasi politik 2029.

Di tangan I Wayan Suyasa, PSI Bali tidak hanya berpeluang tumbuh sebagai kekuatan alternatif, tetapi juga sebagai pemain utama yang siap mengubah peta politik daerah secara signifikan.

Share:

0 comments:

Posting Komentar

Kategori

Arquivo do blog

Definition List

Support